Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2019

RPP Maharah Qiraah

Puisi untuk Orangtua

Setetes tinta dari anakmu. (Diruang sadar) Karya Elsa Sepputri Bu, kami tidak tau bu, kami baru sadar ketika usia sudah belasan tahun. Kalau perut ibu menjadi dunia kami selama 9 bulan 10 hari. Kami tendang-tendang, bahkan bikin ibu mual atau bikin ibu lemah. Ibu lahirkan kami penuh peluh, darah, dan tantangannya nyawa ibu. Namun ibu sanggup. Terimakasih ayah, sudah jadi penyemangat ibu ketika berjuang melawan maut ketik melahirkan kami. Disaat Malam, ibu dan ayah harus beristirahat dari lelahnya dunia siang.Kami mengganggu. Kami menangis bahkan berjam-jam. Pagi itu ibu Dan ayah harus ke tempat kerja, namun kami merengek bahkan menangis bu tanpa sebab. Mintak makanan seperti ini, seperti itu. Ayah, ibu. Dulu Kami tidak tau, tidak mengerti, bahkan tidak paham. Sekarang kami sudah sadar. Bahwa hidup kami berkat perjuangan yang ikhlas dari ayah dan ibu. Maaf dari kami. Kami tak seikhlas ayah dan ibu. Kami tak seperti ayah dan ibu. Terimakasih bu.